kristina solo

kristina solo

Perawat Puskesmas Alak

Website URL: http://puskalak.dinkes-kotakupang.web.id   |   Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

6 KEBIASAAN KECIL INI DAPAT MERUSAK GIGI

Rabu, 19 Agustus 2020 20:00

Kamu masih melakukan kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak gigi. Sering kali, kamu mungkin tak acuh dengan berbagai kebiasaan yang dapat merusak gigi. Sampai akhirnya kamu mengalami sakit gigi dan baru merasakan dampaknya. Untuk menghindari peristiwa tersebut, kamu perlu mengetahui 6 kebiasaan kecil yang dapat merusak gigi seperti dikutip dari WebMD berikut: 

Mengunyah es Batu

Mengunyah es batu dapat mengiritasi jaringan lunak di dalam gigi. Akibatnya, es batu sangat berpotensi membuat gigi menjadi patah atau retak. Makanan yang terlalu dingin atau pun panas dapat memicu rasa sakit yang berkepanjanga

Tindik lidah

Logam yang terdapat pada tindikan lidah dapat membuat gigi menjadi patah. Ketika logam bergesekan dengan gusi, dapat menyebabkan kerusakan gigi. Tak hanya itu, mulut merupakan salah satu sarang bakteri. Dalam hal ini, tindik dapat meningkatkan resiko infeksi dan luka apabila tidak sengaja ditusuk pada bagian pembuluh darah besar

Menggeretakkan gigi

Bruksisme atau menggeretakkan gigi dapat merusak jaringan gigi seiring berjalannya waktu. Biasanya, bruksisme disebabkan karena stres dan kebiasaan saat tidur. Memang, cukup sulit menghilangkan kebiasaan ini. Oleh sebab itu, kamu bisa menghindari mengkonsumsi makanan keras, sehingga dapat mengurangi rasa sakit dan kerusakan akibat kebiasaan bruksisme in

Minum soda

Soda diperkirakan mengandung sekitar 11 sendok teh gula. Selain itu, soda juga mengandung asam fosfat dan sitrat yang dapat merusak jaringan enamel gigi. Oleh sebab itu, hindari minum minuman bersoda yang berlebihan

Membuka kemasan dengan gigi

Kebiasaan yang sering dilakukan oleh banyak orang adalah membuka kemasan plastik dengan menggunakan gigi. Padahal kebiasaan ini sangat tidak dianjurkan oleh dokter karena berpotensi membuat keretakan pada gigi

Merokok

Rokok mengandung tembakau yang dapat menyebabkan penyakit gusi dan menimbulkan noda pada gigi. Merokok dapat menyebabkan kanker mulut, bibir, dan lidah. Karena itu, merokok dapat mempercepat proses kerusakan gigi.

 

Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5139707/hati-hati-6-kebiasaan-kecil-ini-dapat-merusak-gigi diundah pada 19 Agustus 2020

ALASAN OTOT TERASA SAKIT SETELAH OLAHRAGA

Selasa, 18 Agustus 2020 13:26

Nyeri otot yang muncul selama satu atau dua hari setelah berolahraga sebenarnya dapat menyerang siapa saja. Hal tersebut memang normal terjadi, bahkan pada tingkatan tertentu rasa nyeri dapat menandakan bahwa kebugaran ototmu semakin meningkat.

Dikutip dari laman NHS UK, ketika otot dituntut untuk bekerja lebih keras dari biasanya, akan terjadi kerusakan mikroskopis pada serabut otot, sehingga menimbulkan nyeri atau kekakuan otot. Hal ini dinamakan DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness).

Biasanya, DOMS banyak terjadi pada orang-orang yang baru pertama kali berolahraga. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa mereka yang sering olahraga juga bisa mengalami DOMS. Hanya saja, tingkat nyeri ototnya pasti berbeda dikarenakan rasa sakit akan berkurang saat ototmu terbiasa dengan tuntutan fisik yang dilakukan.

Rasa sakit setelah olahraga adalah bagian dari proses adaptasi yang dapat meningkatkan kekuatan saat otot akan terbentuk. Oleh sebab itu, kamu tidak perlu ketakutan dan kapok berolahraga ketika ototmu terasa sakit. Ingat, semuanya bagian dari proses pembentukan otot.

Kabar baiknya, DOMS hanya berlangsung beberapa hari saja. Jika olahraga yang kamu lakukan cukup ringan, biasanya nyeri hanya terjadi pada satu atau dua hari. Namun, bila olahraga yang kamu lakukan terbilang berat, biasanya bisa berlangsung antara tiga dan lima hari. Upaya untuk meringankan DOMS, kamu bisa mengompres ototmu yang terasa nyeri dengan es, banyak beristirahat, dan pijat pelan ototmu. Akan tetapi jika rasa sakit itu tak tertahankan, segeralah pergi ke dokter untuk ditangani secara medis.

 

Dikutip dari : https://health.detik.com/kebugaran/d-5131074/alasan-otot-terasa-sakit-setelah-olahraga diundah pada Kamis, 13 Agu 2020 06:59 WIB

 

Imunisasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular khususnya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) yang diberikan tidak hanya anak sejak masih bayi hingga remaja tetapi juga dewasa. Cara kerja imunisasi yaitu dengan memberikan antigen bakteri atau virus tertentu yang sudah dilemahkan atau dimatikan dengan tujuan merangsang sistem imun tubuh untuk mebentuk antibodi. Antibodi yang terbentuk setelah imunisasi berguna untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif.

Bayi dan anak yang belum mendapat vaksinasi tidak mempunyai kekebalan spesifik terhadap kuman dan virus tersebut, tubuhnya tidak mampu melawan, sehingga kuman akan berkembang biak  di dalam tubuhnya yang akan mengakibatkan sakit berat, cacat, atau meninggal. Dapat dibayangkan betapa besar biaya yang harus dikeluarkan dan kesedihan yang dialami oleh keluarga bila seseorang  bayi atau anak menderita sakit berat, cacat atau meninggal dunia. Kuman dan virus telah berkembang biak di dalam tubuhnya bisa menyebar ke lingkungan sehingga orang-orang di sekitarnya dapat tertular, sakit berat, cacat atau meninggal. Demikian seterusnya penyakit tersebut bisa menyebar meluas keorang-orang yang belum mendapat vaksinasi tersebut. Dapat dibayangkan betapa luasnya dampak ekonomi, sosial, dan psikologi bagi keluarga yang tertular penyakit-penyakit tersebut.

Program imunisasi rutin terus dikembangkan di Indonesia dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas Alak sebagai pusat pelayanan kesehatan tingkat dasar yang dekat dengan masyakat pada bulan Agustus 2020 ini menyelenggarakan BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS). Sasaran dalam BIAS ini adalah siswa-siswi kelas 1 di 15 Sekolah Dasar yang berada di wilayah kerja Puskesmas Alak yang tersebar di kelurahan Nunhila, Kelurahan  Nunbaun Delha, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kelurahan Namosain, Kelurahan Penkase Oeleta, dan Kelurahan Alak.

Pada BIAS di bulan agustus ini diprioritaskan untuk pemberian imunisasi MR pada anak sekolah dan tidak lupa pula dalam pelaksanaan BIAS di sekolah tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai standar.

  

 

   

AYO KE POSYANDU, AGUSTUS BULAN VITAMIN A

Selasa, 18 Agustus 2020 11:52

Memasuki bulan Agustus, Puskesmas Alak selaku fasilitas kesehatan primer gencar melakukan pelayanan pemberian vitamin A bagi bayi balita usia 6-60 bulan. Kegiatan pelayanan vitamin A ini dilakukan di seluruh posyandu yang berada  di wilayah kerja Puskesmas Alak dengan jumlah sasaran sebanyak sekitar  2.818 orang bayi-balita usia 6-60 bulan.

     

Mekanisme pemberian vitamin A menyatu dalam kegiatan pelayanan posyandu di setiap posyandu di masing masing kelurahan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Alak.

Pembagian vitamin A telah terjadwal secaa rutin dalam kalender tetap kegiatan Puskesmas yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Suplemen vitamin A yang dibagikan pada bayi balita terdiri dari kapsul biru (dosis 100.000 IU) untuk bayi umur 6-11 bulan dan kapsul merah (dosis 200.000 IU) untuk anak umur 12-59 bulan.

Vitamin A (retinol) di dalam tubuh terlibat dalam pembentukan-produksi, dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi juga integritas sel epitel pelapis tubuh. Manfaat vitamin A dalam tubuh antara lain dapat mencegah rabun senja, xeroftalmia, kerusakan kornea dan kebutaan serta mencegah anemia pada ibu nifas. Jika terjadi kekurangan vitamin A dalam tubuh maka dapat meningkatkan risiko anak menjadi rentan terkena penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernafasan atas, campak dan diare.

Mengingat pentingnya vitamin A dalam tubuh dan pelayanan pemberian vitamin A di puskesmas diberikan secara Cuma-Cuma kepada bayi balita maka ayo sempatkan diri anda membawa balita anda ke posyandu selama bulan agustus untuk mendapatkan vitamin A.

5 Manfaat Jalan Kaki di Pagi Hari

Kamis, 23 Juli 2020 02:28

Jalan Kaki adalah olahraga yang paling simpel, bisa dilakukan di mana saja tanpa butuh peralatan mahal. Meski begitu, manfaatnya luar biasa banyaknya.

Kelebihan lain berjalan kaki adalah bisa dilakukan sembari melakukan aktivitas lain. Misalnya untuk mobilitas dari tempat parkir menuju tempat kerja, atau menuju tempat makan siang.

Aktivitas sesimpel ini jika dilakukan secara rutin bisa memberikan manfaat sebagai berikut :

 Meningkatkan energi

Memulai hari dengan berjalan kaki dapat memberikan lebih banyak energi sepanjang hari. Sebuah studi yang dikutip dari Healthline menujukkan bahwa orang dewasa berjalan selama 20 menit di luar ruangan mendapatkan lebih banyak energi daripada yang berjalan dengan waktu yang sama di dalam ruangan. Selain itu, menaiki tangga selama 10 menit memberikan energi untuk menghilangkan ngatuk daripada meminum kopi.

 

Memperbaiki suasana hati

Manfaat fisiologis dari berjalan kaki di pagi hari adalah meningkatkan mood, mengurangi stress, mengurangi kecemasan, dan mengurangi gejala depresi. Untuk hasil yang lebih efektif, disarankan untuk berjalan kai selama 20-30 menit setidaknya 5 hari dalam seminggu.

 

Menurunkan berat badan

Berjalan di pagi hari dapat membantu menurunkan berat badan. Berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 menit dapat membakar hingga 150 kalori dengan disertai dengan diet sehat dan olahraga lainnya.

 

 

Mencegah serangan jantung

Sumber riset dikutip dari Healthline menunjukkan bahwa berjalan selama 30 menit/hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 19 persen. Jika Anda hidup dengan diabetes, berjalan juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah. bahkan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.

 

Tidur lebih nyenyak di malam hari

Berjalan hal pertama dapat membantu tidur lebih nyenyak di malam hari. Sebuah studi 2017, dikutip dari Healthline mengamati orang dewasa berusia 55 hingga 65 yang mengalami kesulitan tidur di malam hari atau hidup dengan insomnia ringan. Mereka yang berolahraga di pagi hari mengalami kualitas tidur yang lebih baik di malam hari.

 

Sumber : https://health.detik.com/kebugaran/d-5101548/5-manfaat-jalan-kaki-di-pagi-hari-bisa-cegah-sakit-jantung diundah 21 Juli 2020

 

Sehabis sarapan, kebanyakan orang akan menunggu nasinya 'turun' dulu baru kemudian melakukan aktivitas fisik. Memang sih, beraktivitas dengan perut penuh rasanya tidak nyaman.

Tapi hal itu umumnya berlaku jika sarapannya terlalu berat dan aktivitas yang dilakukan juga terlalu intens. Jika sarapan secukupnya dan olahraganya cukup ringan seperti jalan kaki, rasanya tidak masalah.

Bahkan, beberapa pakar menyebut olahrag ringan sehabis sarapan malah memberikan manfaat. Apa saja?

Meningkatkan pencernaan

Manfaat potensial yang paling utama adalah meningkatkan pencernaan. Gerakan tubuh dapat membantu sistem pencernaan mendorong stimulasi kerja lambung dan usus, sehingga makanan yang masuk ke dalam perut dapat dicerna lebih cepat

 

Membantu mengontrol kadar gula darah

Berjalan setelah makan dapat mencegah lonjakan gula darah yang berlebihan, sehingga dapat mengurangi jumlah insulin atau obat oral yang diperlukan. Hal ini cukup baik untuk para pengidap diabetes tipe 2.

 

Mengurangi risiko penyakit jantung

Sebuah studi menunjukan bahwa olahraga ringan yang dilakukan sepanjang hari (salah satunya berjalan) lebih unggul dalam mencegah risiko penyakit jantung, ketimbang melakukan olahraga berat dalam satu waktu sekaligus.

Dalam hal ini, kamu bisa berjalan kaki selama lima hingga sepuluh menit setelah makan.

 

Menurunkan berat badan

Seperti yang banyak diketahui, bahwa melakukan olahraga sangat berpotensi untuk menurunkan berat badan. Hal ini juga berlaku untuk olahraga ringan, seperti berjalan. Berjalan setelah makan dapat membakar kalori, sehingga berefek pada menurunkan berat badan.

 

Mengatur tekanan darah

Beberapa studi mengatakan bahwa berjalan sebanyak tiga kali (satu kali = 10 menit) dalam sehari dapat berdampak bagi penurunan darah.
Dari data tersebut, kamu dapat mencoba berjalan selesai makan, guna membantu tubuhmu untuk mengatur tekanan darah.

 

 

Sumber : https://health.detik.com/kebugaran/d-5102989/sehabis-sarapan-tunggu-turun-dulu-atau-boleh-langsung-olahraga diundah 22 Juli 2020

Kebanyakan orang memilih sarapan yang simpel dan praktis. Telur merupakan makanan yang sering dikonsumsi karena dapat disajikan dengan cepat, murah, dan memiliki banyak khasiat. Salah satunya adalah menurunkan berat badan.

Cara efektif menurunkan berat badan adalah mengurangi asupan kalori. Telur kaya akan protein berkualitas tinggi, Satu butir telur mengandung sekitar 78 kalori.

Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan mengonsumsi telur dapat mengurangi napsu makan dibandingkan dengan makanan lain dengan kandungan kalori yang sama. Selain itu, sarapan telur secara rutin kurang lebih selama 8 minggu dapat menurunkan berat badan hingga 65 persen.

Studi lain menyatakan bahwa pria yang mengonsumsi telur untuk sarapan secara teratur dapat mengurangi asupan kalori selama 24 jam berikutnya, sedangkan untuk wanita memakan telur dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga menyebabkan konsumsi kalori lebih sedikit selama 36 jam ke depan.

Faktanya telur merupakan makanan yang cukup sempurna karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan manusia. Mengonsumsi atau menambahkan telur saat sarapan merupakan hal termudah yang perlu dilakukan saat diet karena sarapan telur menyebabkan rasa kenyang yang jauh lebih besar.

Lebih sedikit rasa lapar dan keinginan makan menjadi lebih rendah daripada jika sarapan dengan menu lain. Jika ingin efektif dalam menurunkan berat badan, disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya dua telur untuk sarapan. Jangan lupa sarapan telur ya.

 

Sumber : https://health.detik.com/diet/d-5085833/ini-alasannya-harus-sarapan-telur-jika-ingin-berat-badan-cepat-turun diundah tanggal 09 Juli 2020

Jakarta. Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular, Cut Putri Ariene menyebutkan orang dengan Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, jantung, kanker, diabetebes, ginjal, PPOK, penyakit nafas lainnya, gangguan imunologi dll, turut mempermudah seseorang terpapar COVID-19, bahkan kondisinya akan semakin berat.
''Orang-orang kelompok Penyakit Tidak menular adalah orang yang rentan terinfeksi (COVID-19), ini sangat terkait dengan imunitas tubuh, karena yang pasti kondisinya berbeda dengan orang normal,'' kata Cut. Hal yang sama disampaikan Sekretari Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Eka Ginanjar, bahwa orang dengan Penyakit Tidak Menular (PTM) mudah tertular, dan jika tertular kondisinya semakin buruk.
''Contohnya hipertensi, pembuluh darahnya sudah tidak baik, kekuatan mukosa (lapisan tubuhnya) itu sudah tidak terlalu bagus lagi, jadi mudah tertular, Daya tahan tubuh bukan hanya imunitas tapi daya tahan tubuh secara non spesifik jadi kekuatan tubuh kita melawan virus itu,'' kata Eka.
Eka berharap, di masa pandemi ini orang dengan PTM lebih menjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya dengan rutin cek kesehatan, menjaga indeks masa tubuh, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan mengubah gaya hidupnya menjadi lebih bersih dan sehat.
Selain mencegah faktor risiko, Cut mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif melakukan deteksi sedini mungkin. Deteksi dini penting untuk mengetahui status kesehatan seseorang, sehingga bisa dilakukan pengobatan sedini mungkin.
 
 
''Jangan lupa deteksi dini, untuk orang sehat merasa dirinya tidak memiliki keluhan, belum tentu tetap sehat, lakukanlah skrining minimal 6 bulan sampai 1 tahun sekali,'' terang Cut.
Dekteksi dini dapat dilakukan dengan mengukur tekanan darah, gula darah, indeks masa tubuh, dan lingkar perut. Skrining bagi orang dengan faktor risiko minimal 1 sampai 3 bulan sekali, untuk yang sudah penyandang sebaiknya lebih rutin lagi, minimal 1 kali sebulan.
''Pada masa pandemi, untuk penyandang PTM mendapatkan fleksibilitas bahwa obat diberikan untuk 2 bulan, untuk mengurangi mobilisasi keluar. Yang penting minum obat secara teratur,'' pungkasnya.
 
 
(Orang dengan Penyakit Tidak Menular Berisiko Tinggi Terinfeksi COVID-19 : dipublikasi Sabtu, 04 Juli 2020 , 00:00 WIB)

Isu kesehatan saluran pernapasan belakangan kerap menjadi sorotan. Virus Corona COVID-19 yang menyerang sistem pernapasan membuat banyak orang berusaha untuk menjaga paru-paru untuk tetap sehat. Beberapa makanan untuk kesehatan paru-paru diketahui dapat menjaga kesehatan paru-paru.

Dikutip dari laman Healthline, berikut beberapa makanan untuk kesehatan paru-paru yang perlu kamu tahu. Apa saja?

1. Apel

Sebuah penelitian menunjukkan, mengonsumsi apel secara teratur dapat membantu meningkatkan fungsi paru-paru. Konsumsi lima atau lebih apel per pekan dikatakan dapat memperkuat fungsi paru-paru dan menurunkan risiko penyakit paru obstruktif kronis (COPD).

Asupan apel juga dikatakan dapat menekan risiko asma dan kanker paru-paru. Kandungan antioksidan di dalam apel seperti flavonoid dan vitamin C disebut berkontribusi memberikan manfaat.

 

2. Labu

Labu mengandung berbagai senyawa untuk kesehatan paru-paru. Labu kaya akan karotenoid, termasuk beta karoten, lutein, dan zeaxanthin, dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.

 

3. Kunyit

Kunyit sudah lama dikenal sebagai obat herbal karena sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dimilikinya, termasuk untuk paru-paru.

Sebuah studi dilakukan kepada 2.478 orang menemukan bahwa asupan kunyit dapat meningkatkan fungsi paru-paru, terlebih pada kelompok perokok.

 

4. Tomat

Tomat menjadi salah satu sumber likopen dan karotenoid. Kedua sumber tersebut diketahui dapat meningkatkan kesehatan paru-paru. Konsumsi tomat terbukti mengurangi peradangan pada saluran pernapasan dan meningkatkan fungsi paru-paru pada orang dengan COPD.

 

5. Teh Hijau

Makanan yang kelima makanan untuk kesehatan paru-paru adalah teh hijau. Kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) yang ada di dalam teh hijau bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Kandungan ini terbukti dapat menghambat fibrosis paru atau jaringan akut pada paru. Fibrosis paru merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan jaringan akut pada paru yang progresif. Beberapa penelitian menemukan bahwa EGCG dapat membantu mengatasi fibrosis paru. Sejumlah ahli juga menemukan beberapa pasien yang telah sembuh dari virus Corona COVID-19 mengalami komplikasi berupa fibrosis paru.

 

6. Minyak Zaitun

Terakhir makanan untuk kesehatan paru-paru adalah minyak zaitun, minyak zaitun dikenal kaya akan manfaat kesehatan, salah satunya untuk paru-paru. Sebuah penelitian yang melibatkan 871 peserta menemukan bahwa asupan minyak zaitun dapat menekan risiko asma.

 

Sumber berita : https://health.detik.com/diet/d-5082786/6-asupan-makanan-yang-bermanfaat-untuk-kesehatan-paru-paru

Pandemi COVID-19 belum kunjung reda hingga saat ini maka untuk itu pemerintah secara bertahap mulai menerapkan hidup baru yang lebih dikenal dengan istilah new normal. Hal ini bertujuan untuk menanggulangi dan menekan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan agar kegiatan sehari-hari dapat berjalan normal kembali. Sejak april 2020 Puskesmas Alak menghentikan sementara pelayanan luar gedung dang berfokus pada pelayanan dalam gedung khususnya penanganan dan pencegahan COVID – 19.

Memasuki bulan Juli 2020 Puskesmas Alak kembali melaksanakan pelayanan luar gedung dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protocol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah khususnya Pemerintah Kota Kupang.

Masyarakat diharapkan dapat menaati protocol kesehatan yang ada dengan taat menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak antara satu sama lain, mempertahankan etika batuk. Upaya ini dilakukan untuk mencegah penularan dan kemungkinan tertularnya virus COVID-19 saat beraktivitas diluar rumah. Masyarakat yang mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan diharapkan datang tepat waktu dan akan diatur mekanisme pelayanan kesehatan sehingga tidak terjadi peningkatan kerumunan masyarakat saat kegiatan pelayanan kesehatan berlangsung. bagi masyarakat yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan diharapkan untuk langsung kembali kerumah masing-masing.

Hingga tanggal 08 Juli 2020 Puskesmas Alak telah melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan di luar gedung seperti : Kunjungan Rumah Lansia dengan Resiko Tinggi, pelayanan posyandu bayi balita, pelayanan posyandu Lansia, upaya kesehatan kerja di tempat usaha serta beberapa kegiatan kunjungan rumah ibu hamil dan nifas di wilayah kerja Puskesmas Alak yang meliputi kelurahan Nunhila, Kelurahan Nunbaun Delha, Kelurahan Nunbaun Sabu, Kelurahan Namosain, Kelurahan Penkase Oeleta, dan kelurahan Alak. Kegiatan pelayanan kesehatan luar gedung ini masih akan dilaksanakan seterusnya sebagaimana mestinya sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan bukan hanya di dalam gedung puskesmas saja tetapi pelayanan kesehatan yag lebih dekat dengan rumah masyarakat sendiri sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di era pandemi COVID-19 ini.

 

Halaman 1 dari 4